Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2008

pacuan kuda

Gambar
KECAMATAN Ambal Kabupaten Kebumen Jawa Tengah pada liburan Lebaran Idul Fitri mempunyai tradisi menggelar lomba pacuan kuda tradisional. Biasanya pancuan lomba itu dilaksanakan selama empat hari yakni Lebaran ke-4 sampai ke-7.

Sangat menarik menyaksikan lomba pacuan kuda itu. Sayang kemasan yang sangat seadanya, kurangnya profesionalisme penyelenggara dan minimnya perhatian dari Pemerintah Kabupaten Kebumen membuat event yang menarik tersebut kurang dilaksanakan secara maksimal.

Tahun demi tahun, lomba pacuan kuda itu hanya berjalan begitu-begitu saja. Lokasi yang tidak nyaman, minim fasilitas, dan ketidakdisiplinan pononton membuat lomba itu menjadi kurang menarik. Perlu pemikiran dan sentuhan tangan-tangan kreatif untuk mengubah kegiatan itu benar-benar bisa mengangkat potensi lokasi pariwisata setempat. ***

Ketahuan Selingkuh?

BAGAIMANA rasanya terjaring razia saat berduaan di dalam kamar Hotel? Lima orang pria bersama dengan pasangan yang diduga selingkuhannya sudah merasakannya. Mereka terjaring razia yang digelar tim gabungan dari Satuan polisi Pamong Praja (Satol PP) dan Polres Kebumen saat berduaan di kamar sejumlah hotel, Selasa (16/9).

Malu, itu pasti. Lihat saja, saat melihat petugas, mereka langsung gelagapan dan berusaha menutupi wajahnya dengan baju dan jaket. Namun demikian mereka masih tetap bersikukuh bahwa mereka tidak melakukan maksiat. Meski berduaan di dalam kamar dengan pintu yang tertutup, mereka juga menolak jika disebut mengumbar syahwat atau sebuan lainnya yang berkonotasi mesum. “Kami hanya ngobrol-ngobrol saja kok,” kata salah seorang pasangan kepada petugas.

Ada pula yang berdalih hanya istirahat dan membahas bisnis. Namun tetap saja, karena setelah melihat identitas, mereka ternyata bukan pasangan resminya, pasangan itu pun kemudian dibawa ke kantor Satpol PP untuk mendapatkan pe…

Dek Ulfy

Gambar
MELIHAT senyum anak kecil, sulit untuk mengendalikan diri untuk tidak mengambil kamera, lalu memotretnya. Itulah saat aku pulang ke Pati pada awal Ramadan lalu, ketika melihat Dek Ulfy keponakan semata wayangku yang tak lain anak kakakku. Saat habis mandi, langsung aja aku ambil kamera. Dengan boneka lucu milik adikku (yang kini hampir lulus kuliah) beberapa frame aku ambil.

Ya, saat demikian selalu orang tuaku berseloroh, "Kapan kamu memotret anakmu sendiri." Mendengar itu, aku hanya tersenyum dan menjawab sekenanya. "Kapan-kapanlah".

peci kebumen

Gambar
SAAT mengunjungi Desa Bandung, Kecamatan/Kabupaten Kebumen, anda akan sulit melihat warganya berpangku tangan pada siang hari. Meski tetap menjalanan ibadah puasa, mereka tetap aktif dalam kesibukannya yakni memproduksi peci.

Diserambi rumah tampak para ibu-ibu dengan teliti menyelesaikan pembuatan peci. Sementara di jalan desa yang belum beraspal itu banyak berlalu-lalang perempuan membawa kain, kertas maupun peci yang sudah jadi untuk diserahan kepada para perajian yang lebih besar. Ya, begitulah suasana hiruk pikuk Desa Bandung.

Pemandangan itu, tidak hanya terlihat pada waktu siang. Malam hari pun tidak jauh beda. Usai salat tarawih mereka sebagian ada yang lembur menggarap peci mulai dari menjahit hingga finishing sampai dengan pengepakan. Baru sampai larut malam, orang benar-benar selesai dari pekerjaannya. Desa Bandung Kecamatan/Kabupaten Kebumen dikenal sebagai sentra kerajinan peci.Sekitar 150 keluarga dari total 700 keluarga yang ada di desa itu, memutar roda perekonomian de…

padi supertoy

Gambar
DUA orang petani di Desa/Kecamatan Grabag Purworejo, Jawa Tengah membawa sisa-sisa padi supertoy yang bisa dipanen, Sabtu (6/9). Para petani di desa itu sebelumnya melakukan aksi pembakaran padi karena merasa dirugikan karena padi mereka tidak bisa dipanen untuk yang kedua kali. Mereka menuntut kepada PT SHI memberikan ganti rugi.

Nasip petani yang sudah susah menjadi semakin sulit. Mereka menjadi korban uji coba orang-orang besar di Jakarta. Tragisnya, saat ujicoba itu gagal mereka dengan seenaknya ditinggalkan. Para petani kini berjuang untuk menuntut ganti rugi.


Pakan Ternak

Gambar
MUSIM kemarau menjadi pilihan sulit yang harus dihadapi para peternak, tidak terkecuali yang ada di Kebumen. Bagaimana tidak, selain tanaman padi mereka banyak yang gagal panen, mereka juga dilanda kesulitan pakan ternak. Maka jerami kering pun menjadi alternatif buat pakan ternak mereka.

Musim kemarau tahun ini, krisis air juga melanda sekitar 82 desa di kabupaten itu. Akibatnya banyak warga yang kesulitan mendapatkan bersih. Yang membuat saya terenyuh, banyak peternak yang mengaku lebih mementingkan untuk keperluan ternak mereka daripada untuk diri mereka sendiri. Misalnya, ada seorang peternak yang rela tidak mandi karena airnya untuk minum ternaknya.***

Pantai Ayah

Gambar
PANTAI Ayah di Kabupaten Kebumen, Jateng memiliki keindahan yang cukup menawan. Suatu pagi saya melintasi sebuah jembatan di perbatasan Kebumen-Cilacap. Saat itu, sejumlah nelayan tengah menjaring ikan di sungai Bodho yang bermuara di Pantai Loganding. Saya berhenti sebentar untuk sekadar menikmati alam dan mengabadikannya.***

Lentera Jiwa

Gambar
tulisan Andy F Noya ini dikutip dari: http://kickandy.com/
BANYAK yang bertanya mengapa saya mengundurkan diri sebagai pemimpin redaksi Metro TV. Memang sulit bagi saya untuk meyakinkan setiap orang yang bertanya bahwa saya keluar bukan karena "pecah kongsi dengan Surya Paloh, bukan karena sedang marah atau bukan dalam situasi yang tidak menyenangkan. Mungkin terasa aneh pada posisi yang tinggi, dengan power yang luar biasa sebagai pimpinan sebuah stasiun televisi berita, tiba-tiba saya mengundurkan diri. Dalam perjalanan hidup dan karir, dua kali saya mengambil keputusan sulit. Pertama, ketika saya tamat STM. Saya tidak mengambil peluang beasiswa ke IKIP Padang. Saya lebih memilih untuk melanjutkan ke Sekolah Tinggi Publisistik di Jakarta walau harus menanggung sendiri beban uang kuliah. Kedua, ya itu tadi, ketika saya memutuskan untuk mengundurkan diri dari Metro TV. Dalam satu seminar, Rhenald Khasali, penulis buku Change yang saya kagumi, sembari bergurau di depan ratusan hadir…

Desa Kedungringin

Gambar
KEDUNGRINGIN merupakan nama sebuah desa di Kecamatan Sempor Kabupaten Kebumen. Jalan darat yang berbukit menjadi satu-satunya jalur yang harus dilewati warga untuk pergi ke kota kecamatan. Namun sejak ada jalur air, mereka memilih menggunakan jalur ini sebagai alternatif transportasi. Berikut laporannya.
*** SIANG cukup panas, Warjo (40) bersama beberapa teman pemilik perahu penyeberangan di Waduk Sempor, Kebumen duduk-duduk lesehan di atas parkir. Tidak jauh dari mereka sejumlah perahu besar dan kecil ditambatkan di pinggir waduk. Sembari menunggu penumpang, mereka asyik ngobrol soal jatah raskin yang saat itu sedang dibagikan Bulog Kebumen.

Warga Desa Kedungringin ini merupakan salah satu pemilik perahu jasa penyebarangan dari Desa Sempor ke Desa Kedungringin melalui jalur air. Untuk sampai kedesa tujuan, perahu tersebut menyeberangi waduk.

Setidaknya terdapat sembilan perahu besar dengan kapasitas 20 penumpang setia setiap saat mengantarkan warga yang akan pergi ke pasar ata…

Masjid Kauman

Gambar
KEBERADAAN Masjid Agung Kauman Kebumen, tidak bisa dilepaskan dari sosok KH Imanadi. Dialah pendiri masjid yang kini sudah berumur 176 tahun itu. Makam ulama yang diyakini hidup antara tahun 1775-1850 M itu berada Dusun Pesucen Desa Wonosari,Kebumen.

Belum ada referensi tertulis yang bisa dijadikan rujukan untuk menyingkap sejarah berdirinya masjid agung Kauman. Sumber yang bisa dijadikan patokah adalah cerita lisan turun temurun, termasuk dari keturunan KH Imanadi yang masih hidup.
KH Imanadi adalah putra K Nurmadin atau Pangeran Nurudin bin Pangeran Abdurrahman alias K Marbut Roworejo. KH Imanadi merupakan salah satu punggawa Pangeran Diponegoro yang gigih melawan penjajah.

Dia diyakini sebagai seorang ahli Fiqih dan hukum ketatanegaraan. Adipati Arumbinang ke-IV yang menjadi penguasa Kebumen saat itu berkenan mengeluarkan KH Imanadi dari penjara karena menjadi tahanan politik Belanda. Arumbinang IV konon mendapat wangsit jika ingin kuat maka harus menemui dan bekerjasama dengan KH …