Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2009

Pandan Kuning

Gambar
SELAIN pesona keindahan alam, ada sisi lain yang menarik di Pantai Petanahan Kebumen. Banyak orang justru lebih aroma mistik di Pesanggrahan Pandan Kuning daripada merasai deburan ombak laut selatan. Lalu apa yang mereka cari di lokasi yang diselimuti mitos itu, berikut laporannya.
***
PANAS terik menyengat tubuh, saat matahari bersinar hampir berada di atas belahan kepala. Hamparan gunung pasir di kawasan Pantai Petanahan tampak begitu panas hingga tampak semacam uap dia atasnya.Namun kondisi itu tidak mengurangi konsentrasi empat orang yang tengah larut bersemedi di pendapa didekat pesanggrahan Pandan Kuning, belum lama ini.
Dengan menghadap ke arah samudera, mereka duduk bersila. Tidak ada kata yang keluar dari mulut mereka. Suasana hening. Hanya ada doa dan mantra yang mungkin mereka utarakan dalam batin. Hanya ada hembusan angin yang menyapu pohon cemara laut yang mulai menghijau dan rerimbun pohon pandan, sedikit mengurangi panas siang itu. Keempat orang tersebut datang dari wilay…

Demo Kades

Gambar
SEJUMLAH warga Desa Kaligending Kecamatan Karangsambung menunjukkan sejumlah poster berisi gugatan terhadap kepala desa saat mendatangi balai desa setempat, Kamis (15/1). Mereka mendesak agar kepala desanya mundur dari jabatannya.
Sumartono yang saat ini menjabat sebagai kepala desa dinilai tidak bertanggungjawab atas jabatan yang diembannya. Warga berteriak seraya membentangkan sejumlah poster yang berisi tuntutan agar kades Sumartono mundur. Padahal saat itu di balaidesa tengah digelar rapat dengan pihak Muspika Karangsambung yang membahas persoalan kades yang sejak 31 Desember 2008 hingga kemarin pergi tanpa pamit.
Tidak hanya itu, kades yang terpilih pada Pilkades 25 Juni 2007 itu menghilang diduga membawa dana pembangunan desa sekitar Rp 22.265.000. Ketua Badan Perwakilan Desa Kaligending Ahmad Pujiono mengatakan, kades Sumartono sudah sering tidak masuk kerja tanpa alasan yang jelas kepada pemerintah desa atau camat. Sedikitnya sudah dua kali Sumartono pergi. Pertama selama 16 h…

Zakat Produktif

Gambar
DANA zakat sudah saatnya tidak hanya berfungsi konsumtif semata. Dalam rangka untuk pemberdayaan ekonomi umat, zakat pun mulai diarahkan ke aktifitas produktif sehingga berkembang bahkan menjadi dana bergulir (revolving). Muaranya adalah tercapainya peningkatan perekonomian umat melalui zakat.
Laziz Muhammadiyah Cabang Karanganyar, Kebumen sudah empat tahun ini melaksanakan zakat produktif. Selain untuk konsumtif dan pendidikan, zakat yang diberikan kepada kaum dhuafa juga untuk produktif dan produktif bergulir. Untuk penerima zakat produktif bergulir, mereka memiliki kewajiban untuk menggulirkan kembali kepada temannya yang lain. Tentu dengan catatan jika modal yang diberikan mendapat keuntungan.
"Jika dia mendapatkan kentungan dari dana zakat, penerima harus menyisihkan sebesar 2,5 persen dari keuntungan itu. Namun apabila tidak untung berarti tidak ada kewajiban menggulirkan," ujar Ketua Laziz Cabang Karanganyar Warimin BA di sela-sela pembangian zakat kepada kaum dhuafa …

Sedekah Laut

Gambar
TRADISI sedekah laut yang digelar oleh nelayan dan warga Desa Rowo Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen berlangsung meriah, Jumat (2/1). Ritual tahunan yang dilaksanakan setiap bulan Suro pada penanggalan Jawa persisnya hari Jumat atau Selasa Kliwon itu dilakukan dengan melarung sesaji ke laut selatan. Sesaji yang dilarung ke laut berupa seekor kambing yang disisakan daging dan kepala dengan dibungkus kain putih, kembang setaman, tumpeng tolak, tujuh macam pisang, tujuh macam buah, ageman sak pengadek, serta alat kecantikan perempuan itu ditempatkan sebuah wadah yang disebut. Setelah arak mengelilingi desa, sesaji itu dibawa ke Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Rowo. Ombak besar yang mencapai lima meter di pantai selatan cukup menganggu kelancaran prosesi larung sesaji. Perahu yang membawa sesaji itu beberapa kali gagak masuk ke laut karena dihadang gelombang tinggi. Setelah 20 menit mencoba menerobos gelombong itu, akhirnya sesaji tersebut bisa dilarung di laut. Dari TPI sesaji itu dibawa m…

ZAKAT MAL

Gambar
KEPEDULIAN anak-anak R Abdul Sjukur (alm) dan Hj Suharti (almh) tampaknya perlu ditiru. Sukses menempuh usaha dan karier di ibukota Jakarta, enam bersaudara warga asal Kelurahan/Kecamatan Karanganyar, Kebumen itu membagikan zakat mal senilai Rp 128 juta di kampung halamanya, Sabtu (10/1).
Sebanyak Rp 104 juta dibagikan kepada 515 orang warga miskin dan 47 pelajar dari keluarga kurang mampu di wilayah Kelurahan Karanganyar. Pembagian zakat yang dilakukan dengan bekerjasama dengan pihak Kelurahan Karanganyar itu, setiap orang mendapatkan amplop berisi uang sebesar Rp 150.000. Adapun sebanyak Rp 24 juta disumbangkan untuk perbaikan sarana ibadah yang ada di wilayah Kelurahan Karanganyar. Bantuan tersebut dimanfaatkan untuk penyempurnaan sarana ibadah.Adapun setiap mushola mendapatkan bantuan berbeda-beda yakni Rp 3 juta, Rp 7 juta dan Rp 10 juta. Enam saudara putra-putri R Abdul Sjukur (alm) yang membagikan zakat mal di kampung halamannya yakni Harianto Iman Santoso, Hariati Dewi Nirwani…

pawai taaruf

Gambar
PAWAI taaruf dalam rangka memperingati tahun baru 1430 Hijriyah di Kecamatan Gombong, Kebumen berlangsung sangat semarak, Sabtu (10/1). Ribuan peserta yang terdiri dari pelajar dan masyarakat umum ikut memeriahkan pawai yang dilepas oleh Camat Gombong Drs Pudjiono di lapangan Manunggal.
Dari lapangan Manunggal, arak-arakan pawai melalui Jalan Raya Yos Sudarso, Jalan Pasar Wonokriyo, Jalan Potongan, Kantor Pos, Jalan Kartini dan kembali ke lapangan Manunggal dengan jarak sekitar 6 kilometer. Namun peserta dari TK melalui rute khusus yang kebih pendek yakni dari lapangan Manunggal, Jalan Raya Yos Sudarso, Jalan Sartika dan finish di kantor Kecamatan Gombong.
Banyaknya jumlah peserta sehingga memerlukan waktu sekitar 1,5 jam untuk melepas pawai itu. Kelompok pertama pembawa bendera merah putih dari SMKN Gombong dilepas pukul 07.30 dan kelompok terakhir yakni SMPN 3 Gombong baru berangkat dari lapangan Manunggal pukul 09.00. Tidak berapa lama setelah kelompok terakhir dilepas, pembawa ben…