Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2009

Nasip TKW Asal Kebumen

Gambar
KEBUMEN - Tenaga Kerja Wanita (TKW) Indonesia asal Kabupaten Kebumen yang bekerja menjadi pembantu rumah tangga di Singapura pulang dalam kondisi kritis. Eka Yulianti (25) warga Desa Karangpule RT 3 RW 3 Kecamatan Sruweng, menderita patah tulang di sejumlah bagian tubuhnya akibat terjatuh dari lantai 5 rumah majikannya di Jalan Bukit Batok Street 11 Blok 140 Singapura.

Hingga Jumat (24/4), tenaga kerja yang berangkat ke luar negeri menggunakan jasa PJTKI PT Hasrat Insan NuraniCilacap itu masih mendapat perawatan intensif di rumah sakit PKU Muhammadiyah Sruweng. Sebelumnya, korban dipulangkan oleh majikan ke Indonesia melalui bandara Adi Sucipto Yogyakarta tanpa membawa barang apapun, Selasa (21/4). Oleh majikannya, pasien hanya dititipkan di Jogja International Hospital (JIH).

Menurut penuturan Yulianti, dia jatuh dari lantai rumah majikannya sekitar Frebuari lalu karena didorong oleh majikannya bernama Soo Kee Lim. Saat itu dia hendak meminta gaji bulanan, namun oleh majikannya dia …

Serum Ular

Gambar
SERUM bisa ular ternyata tidak hanya mampu menangkal gigitan berbagai macam ular berbisa. Dalam berbagai kualifikasi, serum tersebut juga diyakini mampu menyembuhkan berbagai penyakit yang berkaitan dengan darah dan yang disebabkan oleh virus.

Adalah Snake Hunter Club Indonesia (SHCI) yang mengembangkan serum bisa ular menjadi obat alternatif. Sekitar 200 warga di Desa Somagede Kecamatan Sempor, Kebumen, baru-baru ini mendapat pengobatan dengan cara alternatif tersebut. Perum Perhutani KPH Kedu Selatan sengaja bekerja sama dengan SHCI cabang Purworejo untuk melakukan pengobatan gratis kepada warga desa yang sebelumnya terkena wabah chikungunya.

Pengobatan ditangani langsung oleh ketua dewan guru SHCI, Nursidin Haryanto yang merupakan murid dari pendiri SHCI (alm) Lettu Margana. Dialah saat ini yang bisa meramu bisa ular sehingga memiliki khasiat pengobatan. Pengobatan yang dilakukan cukup simpel, yakni dengan memberikan serum ular yang ditelah dicampur dengan air putih seukuran setenga…

Santo Payung

Gambar
KANTOR Pos Cabang Petanahan, Kebumen, Selasa (21/4) dipadati sekitar 1.600 warga miskin yang akan mencairkan dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap III Tahun 2009. Seolah tak sabar mendapatkan uang Rp 200.000, ribuan warga dari enam desa yakni yakni Desa Grogolpenatus, Grogolbeningsari, Kebonsari, Nampudadi, Jatimulyo dan Tresnorejo itu rela berdesak-desakan.
Diantara warga miskin itu tampak Susanto Noto Prayitno (42). Warga RT 1 RW 01 Desa Jatimulyo, Kecamatan Petanahan itu sudah menyiapkan syarat-syarat untuk mencairkan uang BLT. Kedatangan pria yang sehari-hari bekerja sebagai tukang bengkel payung rusak itu memang tidak menjadi perhatian warga. Maklum sebagian besar tidak mengetahui jika Santo Payung, begitu sapaannya merupakan salah satu calon anggota lagislatif (caleg) untuk DPRD Kebumen dari Partai Gerindra.
Ya, meskipun berstatus sebagai seorang Caleg, Susanto mengaku tidak merasa malu mengantre untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah. Dia sadar, meskipun caleg dia berasal …