Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2009

sagon kelapa

Gambar
LEBARAN identik dengan suguhan penganan berupa kue kering. Namun sekarang ini tidak banyak lagi dijumpai masyarakat yang menyuguhkan kue kering tradisional seperti sagon kelapa, kue semprong, bolu emprit, dan roti kacang. Mereka lebih memilih kue kering buatan pabrik yang dinilai lebih berkelas dan bagus kemasannya.

Akibatnya kue-kue kering tradisional yang dulu pernah berjaya, semakin meredup popularitasnya. Padahal sebagin besar kue-kue itu diproduksi oleh industri kecil maupun industri rumah tangga. Dampak dari menurunnya permintaan, dari tahun ke tahun produksi para perajin pun terus menurun.

Salah satunya dialami oleh Tarmini (60) perajin sagon kelapa di Dusun Penasapan Desa Kebulusan, Kecamatan Pejagoan, Kebumen. Perempuan yang menekuni usaha kue sagon sejak tahun 1968 itu mengaku sebelum tahun 2000, ia memproduksi penganan yang diolah dari tepung ketan, gula pasir dan kelapa itu setiap hari. Namun saat ini dia hanya memproduksi seminggu dua kali saja.

"Pembuatan hanya …

senam lansia

Gambar
LANJUT usia merupakan bagian dari tahap perjalanan hidup manusia yang tidak bisa dihindari. Sehat meski memasuki usia senja adalah harapan semua orang. Berbagai upaya pun dilakukan untuk menjaga tubuh tetap sehat dan terhindar dari sakit-sakitan.

Salah satunya dilakukan oleh para lansia di Dusun Sokka Kidul, Desa Sidokarso, Kecamatan Sruweng, Kebumen. Mereka secara aktif melakukan senam lansia secara rutin setiap. Bahkan sejak 5 Oktober 1999 lalu mereka mendirikan paguyuban senam lansia yang diberi nama "Ngesti Budi Utomo". Seminggu sekali sekitar 22 anggotanya ikut melakukan senam khusus lansia.

Ya, menyaksikan mereka melakukan senam, para lansia yang pada umumnya sudah di atas 70 tahun itu masih tampak bugar. Tawa renyah mereka sesekali terlihat saat melakukan gerakan-gerakan tangan. Masih lengkap dengan mengenakan pakaian olahraga, para lansia itu dengan tidak kalah dengan orang yang jauh lebih muda.

Salah satu lansia yang masih tampak sehat adalah Rusdiman (75). Pa…

kerajinan batok kelapa

Gambar
BATOK atau tempurung kelapa sepintas hanyalah sebuah sampah yang mungkin tidak berarti bagi sebagian orang. Padahal ditangani oleh tangan kreatif, batok kelapa bisa berganti rupa menjadi karya seni kerajinan yang bisa menjadi peluang usaha.

Adalah Senin (59) warga RT 04 RW 04 Dusun Cilalung, Desa Kejawang, Kecamatan Sruweng, Kebumen yang bisa mengolah batok kepala menjadi sejumlah kerajinan. Dari batok kelapa yang melimpah ruah di Kabupaten Kebumen, ia bisa mengolahnya menjadi sejumlah kerajinan seperti alat rumah tangga, semisal gelas, mangkok, siwur, irus, hingga aksesoris lainnya.

Sejak 30 tahun lalu, pria yang memiliki lima orang anak itu sudah menekuni kerajinan tangan tersebut. Berbekal coba-coba, akhirnya dia berani membuat berbagai macam kerajinan dari batok kelapa. Hingga saat ini, pria paruh baya itu pun masih bertahan menghidupi keluarganya dengan batok kelapa. Ia pun ingin mengembangkan kerajinan yang selama ini menjadi tumpuan ekonomi keluarga.

Secara umum, proses pembuata…

krisis air (1)

Gambar
DUSUN Kalijambe Desa Kalisana, Kecamatan Karangsambung, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah tampak lengang. Di sepanjang jalan desa yang menghubungkan antara Desa Langse dengan Desa Tlepok itu, hanya sesekali lewat warga bersepeda maupun berjalan kaki.

Hamparan sawah di sisi kanan kiri sebagian menghijau oleh daun tembakau siap petik. Namun sebagian lagi tampak menguning sewarna rumput yang mengering. Musim kemarau membuat sebagian petani tidak mau berspekulasi. Mereka lebih memilih membiarkan lahannya tanpa tanaman.

Maklum, warga di desa itu tidak hanya kesulitan air untuk menyirami tanaman tembakau, melainkan juga sulit mencukupi kebutuhan air bersih. Saat hujan menjauh, air tiba-tiba menghilang laksana ditelan tanah yang merekah. Sumur mengering dan sumber air yang tersisa pun jauh di balik pegunungan.

Pada pertengahan Agustus ini, salah satu sumber yang masih mengalirkan air adalah mata air di Alas Rembes, sekitar 5-7 kilometer dari rumah warga. Dari sumber itulah ratusan keluarga me…

Perajin Gembor

Gambar
MUSIM kemarau bagai mata uang yang mempunyai dua sisi saling yang bertolak belakang. Satu sisi musim ini dikeluhkan oleh para petani yang menanam padi termasuk warga daerah pegunungan yang dilanda kekeringan. Namun di sisi yang lain, datangnya musim kemarau disambut sukacita oleh para perajin gembor di Desa Mrinen Kecamatan Kutowinangun, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.

Bagi para perajin gembor, musim kemarau membawa banyak keuntungan. Mengingat saat musim kamarau menjelang, permintaan produk itu meningkat. Para perajin pun kebanjiran order dan rupiah yang mereka dapat pun berlipatganda dari hari biasa.

Seperti yang dialami oleh Sipul (65). Baginya, kemarau adalah berkah karena pesanan gembor meningkat dua kali lipat. Istilahnya, berapa pun jumlah yang dia bikin terbeli. Dia bahkan sampai menolak pesanan karena kekurangan tenaga untuk membuatnya.

Kendati dibantu oleh dua anaknya, Sipul masih kewalahan untuk memenuhi orderan. Untuk kejar target pesanan, dia mau tidak mau harus lembur unt…