About Me

My photo
If god has a permission, i just wanna be a prophet after muhammad. I even have an obsession tobe a god. But that dream has gone after i was born in this world.

Wednesday, October 7, 2009

watu rumpit

MENELUSURI pelosok Kabupaten Kebumen, ternyata banyak ditemui lokasi yang memiliki panorama alam yang menakjubkan. Salah satunya di Desa Giripurno Kecamatan Karanganyar, memiliki sejumlah lokasi dengan panorama yang sulit dicari di daerah lain.

Salah satu yang cukup menarik adalah lokasi yang disebut oleh warga setempat sebagai bukit Watu Rumpit. Dari ketinggian lokasi itu, di sebelah selatan dapat terlihat landscape Kecamatan Karanganyar yang menawan. Tampak pula bangunan Padepokan Sehat Medika yang pimpinan Ki Suman Sri Husada. menarik tatkala sebuah kereta api, tampak seperti ular putih yang merambat pelan di hijaunya tanaman.

"Pada hari Minggu atau libur, banyak warga yang berada di tempat itu sekadar untuk melihat pemandangan alam," ujar Kepala Desa Giripurno, Warisah, kemarin.

Dinamakan Watu Rumpit, karena jalan untuk mencapai lokasi tersebut harus melewati jalan yang berada di kelilingi bebatuan. Batu-batu tersebut terbentuk bukan dibuat manusia melainkan dari proses alam dan sudah ada sejak dahulu kala.

"Dahulu jalannya hanya batu-batu saja. Sekarang sudah halus dan bisa dilewati angkutan pedesaan," ujar kades yang menjabat sejak dua tahun silam.

Dengan potensi alamnya yang manawan, satu-satunya kades perempuan di Karanganyar itu yakin akan bisa mengembangkan desa yang dipimpinnya menjadi daerah tujuan wisata. Sehingga potensi lain dari desa itu dapat tergali.

Memang, selain memiliki Watu Rumpit desa yang berada di ketinggian itu juga memiliki sejumlah spot yang menawan. Misalnya sebelah utara desa terdapat bukit Sipendel, yang dapat terlihat panorama yang tak kalah Indahnya. Dari puncak bukit itu bisa terlihat dengan jelas desa-desa di Kecamatan Karanggayam dan Kecamatan Sruweng.

"Jalan lintas kecamatan juga sudah dibangun, dan dapat dilalui oleh kendaraan," imbuhnya.

Dari data tahun 2009, desa dengan luas wilayah 379 hektare tersebut memiliki 774 keluarga. Jumlah penduduk sebanyak 3.950 jiwa dengan 1960 orang laki-laki dan 1990 perempuan. Sebagian besar penduduknya berprofesi sebagai petani, pedagang dan pegawai negeri dan swasta.

Sementara komoditas andalan yang cukup menopang ekonomi warga adalah kerajinan gula kelapa dan kerajinan lanting. "Gula kelapa dari Giripurno juga dibeli tengkulak untuk stok pabrik kecap di Jakarta," imbuhnya.***

No comments:

Post a Comment

terima kasih Anda telah memberikan komentar di blog ini