About Me

My photo
If god has a permission, i just wanna be a prophet after muhammad. I even have an obsession tobe a god. But that dream has gone after i was born in this world.

Friday, April 29, 2011

Soto Pak Kun

Inilah soto Pak Kun Kebumen. Foto: Ondo Supriyanto
KULINER terus berkembang seiring dengan kreatifitas manusia. Begitu kesimpulan setelah merasakan soto di warung soto Pak Kun di Jalan Arungbinang No 11 persisnya di depan Kantor Pelayanan Pajak Pratama Kebumen, Jumat (29/4).
Saat dihidangkan, sekilas soto tersebut mirip soto semarang. Bening dengan sayur taoge dan soun. Namun setelah merasakannya, soto yang dihidangkan dengan nasi itu tidak seperti Soto Semarang. Tidak menonjolkan bawang putih juga tidak ada taburan bawang putih sebagai ciri khasnya.
Uniknya, kuah soto ayam tersebut ada karinya. Selain itu, ada tambahan sayur kobis. Selain rasa kari yang cukup menonjol, rasanya juga sangat gurih. Aroma rempah-rempah terasa yang sehingga menggugah selera.
    "Rempahnya terasa banget. Tapi enak, rasanya juga unik," Ariningsih, seorang pembeli menyampaikan testimoninya.
            Menurut pemiliknya Fajar Kuncoro (35), soto tersebut merupakan hasil modifikasi dari berbagai jenis soto di Nusantara. Dia sengaja berkreasi menciptakan citra rasa soto yang berbeda.
Bukan itu saja, bumbu halus soto buatan pria yang juga berprofesi sebagai programer di salah satu radio di Kebumen itu kaya dengan rempah-rempah. Setidaknya ada delapan jenis seperti kapulaga, kunyit, mrica, kemiri, cengkih, kayu manis, serei dan daun jeruk.
"Semua bumbu halus matengnya sempurna, sehingga rasanya juga diharapkan sempurna," ujar Fajar Kuncoro di sela-sela melayani pembeli.
Seorang pengunjung menikmati soto ayam Pak Kun
Foto: Ondo Supriyanto.
Setelah merasakan satu porsi, saya bias mengatakan soto tersebut perpaduan antara soto semarang dengan coto makasar. Namun saat menemukan terdapat risan kobis itu mengingatkan pada soto lamongan.
    Istimewanya lagi, di warung sederhana yang cukup bersih itu juga dilengkapi jaringan internet nirkabel (hot spot). Tak heran jika ada pembeli yang menikmati soto sambil menyalakan laptop.
             Harganya pun dijamin tidak membuat kantong bolong karena hanya Rp 6.000 per porsi. Jika kurang lengkap,  pembeli bisa memilih berbagai makanan lain seperti tempe goreng kering, gorengan atau jeroan. Warung soto yang juga menyediakan menu pecel mediun dan nasi rames itu buka mulai pukul 06.30 hingga 15.00.
    "Untuk hari minggu kita tutup. Tapi rencananya akan jualan di Alun-alun Kebumen," ujar pria bernama udara Andi tersebut.****

No comments:

Post a Comment

terima kasih Anda telah memberikan komentar di blog ini