Posts

Showing posts from 2014

Menggali Batu Badar Besi di Bukit Bulu Beras

Image
DI ANTARA sekian banyak jenis batuan yang ditemukan di wilayah Kebumen, batu jenis badar besi menjadi salah satu yang disukai. Selain keunikannya yakni memiliki kadar besi yang tinggi sehingga nempel jika didekatkan magnet, batuan badar besi super sulit ditemukan di daerah lain. Berbeda dengan batuan motif ginggang yang ditemukan di alur Sungai Luk Ulo, sebagian besar batu badar besi diperoleh dengan cara menambang. Salah satu kawasan penghasil batu badar besi terbaik ialah wilayah Kecamatan Karanggayam. Di salah satu perbukitan yang disebut Bukit Bulu Beras merupakan lokasi yang banyak ditemukan batu jenis ini. Tak heran, di kawasan yang juga populer dinamakan sebagai gunung badar besi itu banyak dijumpai warga yang sedang menambang batu. Penasaran dengan kabar mengenai keberadaan gunung badar besi, Suara Merdeka mendatangi lokasi tersebut, Senin (3/11). Area penambangan batu tersebut ternyata masuk kawasan hutan negara yakni masuk wilayah Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Karang…

Sungai Luk Ulo Surga Bagi Pemburu Batuan

Image
SEMAKIN bersinarnya pamor batuan Kebumen mendorong banyaknya para pemburu batuan alam ini di berbagai tempat. Para pencari batu bukan hanya petani sekitar sungai tetapi datang dari berbagai daerah hingga luar Kebumen. Hulu Sungai Luk Ulo pun menjadi surga bagi pemburu batuan alam baik untuk bahan akik, suiseki, maupun biseki. Penasaran dengan bagaimana perburuan batu itu berlangsung,saya mengikuti rombongan pemburu batu, baru-baru ini. Sungai Luk Ulo di Desa Wonosari, Kecamatan Sadang, sekitar 25 kilometer arah utara dari pusat kota Kebumen menjadi tujuan pertama. Pencarian dilakukan menyusuri sungai termasuk di Desa Totogan, Kecamatan Karangsambung. Dengan mengendarai mobil, lokasi tersebut bisa ditempuh dalam waktu 30 menit. Menyusuri Jalan Kebumen-Karangsambung, sepanjang perjalanan akan terlihat alur Sungai Luk Ulo yang berkelok-kelok. Sungai yang membelah kabupaten Kebumen itu benar-benar dalam kondisi kritis. Nyaris tak ada batu besar di sungai terbesar di Kebumen. Sejumlah truk p…

Empat Hari Tak Terlupakan di Pulau Lombok

Image
MENGUNJUNGI Pulau Lombok adalah salah satu mimpi saya yang terwujud. Lama sekali ingin membuktikan kabar keindahan alam dan keunikan tradisi dan budaya suku-suku di Nusa Tenggara Barat (NTB). Dan, akhirnya, 23-26 Oktober 2014  lalu saya mewujudkan mimpi, menjejakkan kaki di tempat-tempat yang sebelumnya hanya melihat di televisi, koran  maupun internet.
Lombokkkkkk!!!!! Begitu kencang saya berteriak saat turun dari pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 0274. Padahal saat sampai di Praya Lombok International Airport waktu menunjukkan pukul 20.00 WITA. Norak banget, ya biarin saja. Secara, lebih banyak penumpang lain yang jauh lebih histeris mendapati dirinya sudah berada di Lombok.
Berfoto narsis dengan latar belakang tulisan “Bandar Udara Internasional Lombok” menjadi  hal pertama yang dilakukan sebagian penumpang setelah sampai di terminal kedatangan. Ada juga yang mimilih mejeng di depan poster “Selamat Datang di Lombok” yang dipasang Angkasa Pura. Tetapi  yang lebih tertarik s…