About Me

My photo
If god has a permission, i just wanna be a prophet after muhammad. I even have an obsession tobe a god. But that dream has gone after i was born in this world.

Friday, February 20, 2015

Selamat Tahun Baru Imlek 2566

Sembahyang bersama menyambut tahun baru imlek
TAHUN baru Imlek atau Sin Tjia 2566 dirayakan oleh warga keturunan Tionghoa di Kabupaten Kebumen dengan sederhana. Pada malam pergantian tahun, para penganut Tri Dharma menyambut detik-detik pergantian tahun menggelar sembahyang dan doa bersama di Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) atau Kelenteng Kong Hwie Kiong, mulai Rabu (18/2) malam hingga Kamis (19/2) dini hari.
Mengantarkan doa dengan hio
 Dalam ritual yang berlangsung sekitar pukul 24.00 para penganut Tri Dharma berdoa untuk kedamaian dan kesejahteraan untuk seluruh rakyat Indonesia. Selesai khidmat berdoa bersama di depan altar, acara dilanjutkan dengan saling memberi ucapan selamat tahun baru kepada semua yang datang. Sejumlah warga keturunan Tionghoa yang bukan penganut Tri Dharma juga tampak di kelenteng. Tanpa mengikuti sembahyang, mereka ikut merayakan pergantian tahun dengan semangat kebersamaan.
 Sebelum melaksanakan ibadah, warga yang datang menyalakan lilin berukuran raksasa yang memenuhi ruangan utama kelenteng. Di batang lilin-lilin berwarna merah tersebut tertulis nama masing-masing warga. Penyalaan lilin sebagai simbol agar manusia diberikan penerangan selama setahun ke depan. Lilin tersebut selanjutnya dinyalakan selama 24 jam dengan penjagaan petugas kelenteng.
Rangkaian ritual Sembahyang San An di depan kelenteng
Tradisi perayaan Imlek dimulai tanggal 30 bulan ke-12 dan berakhir pada tanggal 15 bulan pertama penanggalan Tiongkok empatbelas hari sesudah tahun baru atau tanggal 15 akan digelar perayaan Cap Go Meh. Selama perayaan Imlek warga Tionghoa biasanya melakukan aktifitas masing-masing, seperti menerima kunjungan atau mengunjungi saudara yang jauh. Banyak juga warga kelahiran Kebumen yang mudik dari perantauan untuk turut merayakan tahun baru Imlek.
Rangkaian ritual Sembahyang San An di depan altar
Sebelumnya, berbagai persiapan digelar untuk menyambut tahun baru Imlek, meliputi kerja bakti membersihkan kelenteng yang berdiri tahun 1898. Korden penutup altar dicuci, kemudian 25 rupang atau patung kongco makco (dewa-dewi) dibersihkan. Tidak terkecuali patung Thian Shang Senmu (Dewi Samudera) yang menjadi tuan rumah Kelenteng tersebut juga dibersihkan.

 
Saling memberi ucapan selamat tahun baru....
Selamat Tahun Baru Imlek 2566

No comments:

Post a Comment

terima kasih Anda telah memberikan komentar di blog ini