Posts

Showing posts from June, 2018

Jurnalisme Beradab

Image
PADA era jurnalistik digital, berkembang dua model perilaku jurnalistik. Pertama, adanya persaingan menyajikan berita secara cepat. Kedua, konsep bersaing mengutamakan kedalaman (indepth)yangmerupakan dekonstruksi terhadap konsep pertama. Kedua model itu merupakan pilihan yang bersifat manajemen. Kedua model itu sesungguhnya sudah menjadi pembahasan jurnalistik di era klasik , ketika media cetak masih maraja. Memasuki abad digital, dengan generasi yang terus bergerak dari milenial ke "generasi Z" untuk -- menandai angkatan kelahiran 1995 hingga 2010 -- praktik jurnalistik pun bergerak beradaptasi dalam memberi sajian kepada pembaca zaman now. Di tengah trend demikian, bertarung pula aneka kepentingan yang berebut ruang pemberitaan, baik politik, sosial, ekonomi. Tak terkecuali aspek primordi kehidupan yang sangat sensitif. Pertarungan itu benar-benar mengguncang moralitas etis jurnalistik. Beragam kasus etis yang menjadi wacana publik bermunculan; kecewa atas ketelanjangan keb…

Mengenang Teguh Twan, Si Pematung Monumen Kemit

Image
PAGI ini saya menerima kiriman gambar dari senior Pak Joko Waluyo melalui pesan pintar WhatApp. Isinya tentang kabar kematian seorang seniman, pematung, pelukis sekaligus pemahat, Teguh Twan (79).

Tahun 2011 lalu, saya pernah menuliskan kisahnya secara bersambung di media tempat saya bekerja: Suara Merdeka. 

BAGI sebagian warga Kabupaten Kebumen mungkin masih asing dengan nama Taguh Twan. Tetapi sebagian besar pasti sudah tahu hasil karyanya, paling tidak sering melihat bahkan mengaguminya. Ya, Monumen Perjuangan Rakyat Kemit di Grenggeng, Karanganyar ialah salah satu karya pematung dan pelukis senior yang sudah berusia 72 tahun itu.

Rabu, 5 Oktober pagi, saya berkunjung ke rumah seniman lulusan Akademi Seni Rupa Indonesia (ASRI) Yogyakarta tahun 1960 itu. Rumah kediamannya terletak persis di pinggir Jalan Pemuda No 33 Kebumen. Selain suara anjing yang menyalak, sebuah relief perempuan berambut panjang dan bertelanjang di tembok serambi seolah mengucapkan selamat datang.

Selain relief ter…